Cara Gadai BPKB Untuk Yang Membutuhkan Dana Saat Pandemi

gadai bpkb

Cara Gadai BPKB untuk yang membutuhkan dana saat pandemi. Cara gadai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil atau sepeda motor tergolong lebih mudah ketimbang mengajukan pinjaman ke bank. Seseorang dapat mendapatkan pinjaman yang lebih cepat cair dibandingkan dengan perbankan. Cocok juga bagi mereka yang membutuhkan dana segar di situasi pandemi covid 19 seperti saat ini.

Salah satu alternatif untuk memperoleh dana segar, yaitu dengan menggadaikan BPKB mobil atau sepeda motor.

Proses gadai BPKB tergolong lebih mudah karena nasabah tak harus membuka rekening terlebih dahulu. Caranya cukup dengan menghubungi marketing pembiayaan leasing atau BPR dan tanyakan simulasi pencairan berikut angsurannya untuk BPKB kendaraan yang akan dijaminkan

Gadai BPKB adalah alternatif solusi keuangan yang populer di tengah masyarakat. Banyak yang menyebutnya dengan istilah “menyekolahkan BPKB.”

PT Pegadaian menjadi  salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang keuangan non perbankan bisa dibilang adalah top of mind dalam bisnis ini.

Selain itu, masih ada lagi perusahaan swasta yang juga menyediakan produk serupa, dua di antaranya Adira Finance, BFI Finance Indonesia, Wom Finance, dan lainnya.

Satu hal yang mesti diingat oleh nasabah, ialah selalu berhati-hati dalam memilih perusahaan yang menawarkan pinjaman dana dengan jaminan BPKB. Mengingat saat ini banyak modus kejahatan terkait hal-hal berbau keuangan.

Cara Gadai BPKB Mobil atau Motor

Walau bukan lagi hal baru, tapi mungkin saja masih ada yang belum mengetahui cara gadai bpkb  mobil atau sepeda motor.

Berikut ini beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh nasabah ketika ingin mengajukan pinjaman dana di Leasing, BPR maupun Pegadaian:

  • KTP
  • Kartu Keluarga
  • BPKB
  • STNK
  • Faktur pembelian kendaraan
  • Dokumen legalitas usaha (SIUP, SITU, Surat Keterangan Usaha)

Langkah selanjutnya yang mesti dilalui sebagai berikut:

  1. Datang ke kantor Leasing, BPR, atau Pegadaian dengan membawa persyaratan dan kendaraan
  2. Petugas/marketing akan memberikan simulasi pembiayaan berupa nilai pencairan dan angsuran per bulan dari aset kendaraan yang dijaminkan
  3. Jika setuju dengan simulasi pembiayaan yang ditawarkan, maka baik leasing maupun BPR akan melakukan tahapan berikutnya yaitu survey analisa pengajuan pembiayaan sedangkan untuk pegadaian hanya membayar biaya administrasi dan langsung cair saat itu jua

Selain persyaratan di atas, perlu juga mengetahui ketentuan kendaraan yang BPKB-nya bisa digadaikan. Pertama-tama, mobil atau sepeda motor tersebut harus atas nama nasabah dan memiliki surat-surat lengkap.

Khusus sepeda motor, usia kendaraan maksimal 10 tahun. Sedangkan untuk mobil usianya maksimal 15 tahun.

Jika dipilih apakah apakah lebih memilih gadai bpkb via leasing dan BPR atau pegadaian, itu balik ke selera masing-masing calon debitur. Biasanya gadai BPKB di pegadaian selain BPKB ditahan unit kendaraan nya pun ditahan sebagai jaminan pinjaman. Jika memilih pembiayaan di leasing atau BPR cukup hanya buku BPKb kendaraannya saja dan unit kendaraan tetap dapat digunakan untuk kebutuhan sehari hari

Dalam situasi yang sulit seperti sekarang ini, gadai BPKB atau pinjaman dana dengan jaminan BPKB dapat menjadi salah satu solusi ketika membutuhkan dana mendesak.

Terlebih lagi proses atau cara gadai BPKB motor atau mobil tergolong lebih mudah dibanding melakukan pinjaman ke bank.

Sebagai contoh, gadai BPKB tidak mengharuskan nasabah untuk membuka rekening terlebih dahulu. Beda halnya jika mengajukan pinjaman ke bank.

Tetapi ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jumlah pinjaman harus realistis. Artinya dapat dilunasi sesuai masa cicilan.

Kedua, pastikan perusahaan yang menawarkan pinjaman dana dengan jalaminan BPKB beroperasi secara legal dan sudah memiliki izin serta terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).