Inilah Kenapa Hosting Website Murah Lebih Disarankan Daripada Gratisan

25

Saat tengah berpetualang di internet demi merumahi domain di dalam hosting, maka jangan sekali-kali menggunakan yang gratis! Soalnya yang murah saja sudah banyak kok tersebar, baik untuk luar maupun dalam negeri.

Pada saat menggunakan hosting gratisan, biasanya akan ada banyak sekali iklan yang tersemat di sana.

Parahnya lagi, kebanyakan iklan berupa pop-up yang terbuka sendiri dan menyebarkan malware.

Bukan hanya merugikan visitor dan calon konsumen kita, juga alamat website kita pun akan dicap berbahaya oleh mesin pencarian Google.

Makanya, mending langsung saja gunakan hosting premium sekalipun itu harganya sepuluh ribuan per bulan.

Begitupun saat kamu mencoba menggunakan jasa pembuatan website murah, sudah dipastikan akan disarankan untuk menggunakan hosting berkualitas biar bisnis dapat berkembang dalam jangka panjang.

Kekurangan Hosting Murah

Namun selalu ada kekurangan jika kita mencarinya secara ngasal. Harga murah juga biasanya dijual dengan spesifikasi yang seadanya saja.

Jika kamu tak terlalu tahu mengenai spek yang ditawarkan bisa bahaya. Bisa saja ruang penyimpanannya mencapai 10 GB, akan tetapi jika bandwidth-nya kurang dari 1 GB, maka website akan down dan tak bisa diakses hanya dalam 10 hari saja setiap bulan barunya.

Jadi jangan asal memilih jenis hosting murah, karena harus disesuaikan terlebih dahulu dengan tingkat kebutuhan.

Katakanlah ada penyedia hosting yang menjajakan produknya dengan harga $5 dengan ruang penyimpanan 10GB dan unlimited bandwidth (paket di HawkHost), maka ini sudah dapat disebut sebagai hosting murah.

Jenis Hosting dan Harganya

Tak berhenti dari sisi spesifikasi saja, hosting juga hadir dengan varian jenis yang berbeda.

Kebanyakan penyedia layanan ini akan menawari kita dengan produk berupa shared hosting, VPS, dan dedicated hosting.

Dedicated tersebut jenis yang paling mahal, sementara VPS paling standar. Ada pula shared hosting yang biasanya dibandrol dengan harga paling murah.

Sesuai namanya, shared yang artinya berbagi berarti hosting menampung banyak website. Layaknya kos-kosan yang menyediakan banyak kamar.

Sementara VPS bisa kita gambarkan sebagai apartemen dengan resource yang lebih besar. Lain lagi dengan dedicated yang berupa rumah mewah dengan fitur yang benar-benar lengkap di dalamnya.