Perjalanan Karir heri susanto Mulai dari Persipasi Bandung Raya Hingga Persis Solo

heri susanto

Punggawa Macan Kemayoran, Heri Susanto memiliki performa mumpuni pada musim 2019. Pemain berusia 27 tahun tersebut seringkali menjadi andalan untuk membantu pertahanan lini depan tim kebanggan kota Jakarta mencetak gol. Heri Susanto didatangkan dari PSM Makassar musim lalu.

Dukungan Terkuat dari Orang Tua

Pria kelahiran Magelang tersebut seringkali disapa Hersus sempat diragukan kemampuannya. Tetapi dirinya membuktikan diri kemampuannya dengan mencatatkan performa 2.411 menit yang diikuti oleh Persija musim 2019 dengan mencetak 3 gol dan 5 assist di kompetisi Liga 1.

Hersus mengungkapkan dibalik performanya yang cukup diandalkan, peran orang tua merupakan dorongan utama untuk bermain totalitas. Perolehannya sekarang tidak terlepas dari dukungan dari orang tua.

Selain itu, banyak orang terdekatnya berpesan untuk mendengarkan kritikan yang bagus dari orang lain. Sedangkan, kritikan yang dinilai kurang bagus dijadikan sebagai motivasi untuk bermain lebih baik.

Kemudian, pemain dengan tinggi 170 cm tersebut memiliki tekad kuat untuk terus memberikan kebahagiaan kepada orang tua. Dia ingin memberikan lebih banyak prestasi dengan Persija agar orang tuanya menjadi lebih bangga.


Perjalanan Karir

Kini karir, Heri Susanto di Persija Jakarta sudah berakhir dan mulai melakoni perjalanan barunya di Persis Solo pada 1 Juni 2021. Pemain berusia 27 tahun tersebut lahir pada 15 Juli 1994 masih menjadi pemain sayap kiri dari tim kebanggan Pasoepati.

Kini, Hersus bersama tim barunya tengah bersiap diri untuk terjun ke Liga 2. Heri Susanto adalah warga asli Ngadiharjo, Borobudur tetap bersyukur ikut bertanding dan terus beradaptasi dengan rekan barunya.

Sebelumnya, Heri didatangkan oleh tim Persija pada bulan Januari 2019. Saat menjadi tim Persija di Liga Indonesia. Hersus sudah mencetak 25 penampilan dengan jumlah tiga gold an lima assist. Heri mulai debut di lapangan hijau Sepak Bola Nasional untuk pertama kali pada tahun 2015 di klub Persipasi Bandung Raya.

Setelah menjalani laga musim 2016 hingga 2018, Heri memperkuat tim Persiba Balikpapan. Tidak berhenti disitu, Heri juga berlaga di tim besar asal Indonesia Timur PSM Makassar pada musim 2018-2019. Sebelum dirinya ke Persija Jakarta musim 2019 kemudian pindah lagi ke Persis Solo.

Beri Pesan Hangat Usai Berpisah dari Persija Jakarta

Sebelum berpindah haluan ke Persis Solo, Heri tidak lupa dengan para rekan dan pendukungnya The Jakmania. Dirinya memberikan pesan singkat sebelum secara resmi meninggalkan Persija Jakarta pada 22 Mei 2021.

Heri memiliki penampilan cukup menonjol saat dirinya bertandang dari Persija Jakarta dari PSM Makassar. Selama menempuh perjalanan karir di Persija, Heri memang dikenal sebagai pemain andalan dengan permainan sebanyak 44 laga.

Tidak hanya itu, pria kelahiran Magelang tersebut mampu mencetak gol sebanyak lima sekaligus lima assist ketika dirinya masih bermain di Persija Jakarta. Heri pun juga merasakan gelar juara bersama tim kebanggan The Jakmania.

Sebelum benar-benar berpisah, Heri Susanto memberikan pesan singkat dan haru meskipun dirinya tidak sebaik Bambang Pamungkas maupun Andritany Ardhiasa dalam hal tulis-menulis. Namun, Hersus tetap berusaha untuk memberikan sebuah pesan haru untuk para The Jakmania.

Apalagi, bagi dirinya the Jakmania merupakan pihak utama tanpa ada keraguan untuk memberikan kritik ketika dirinya sedang tampil dengan kondisi buruk saat bermain.

Peran The Jakmania sangat penting mendukung performanya saat berlaga di lapangan hijau bersama tim kebanggan kota Jakarta, Persija Jakarta. The Jakmania merupakan tim pendukung di kala para pemain mengalami keterpurukan maupun saat mencetak gol.